Dengan memiliki sifat yang mulia yaitu selalu memandang orang dibawahnya dalam masalah dunia, seseorang akan merealisasikan syukur dengan sebenarnya. Tatkala seseorang melihat orang di atasnya (dalam masalah harta dan dunia) maka dia menganggap kecil akan nikmat Allah yang diberikan padanya dan pada akhirnya ingin mendapat yang lebih baik. Mengobatinya dengan selalu melihat ke bawah dalam masalah harta dunia, dengan begitu seseorang akan merasa bersyukur serta ridho akan apa yang didapatnya tanpa merasa iri akan keberuntungan orang lain. Namun dalam masalah agama, berkebalikan dengan masalah materi dan dunia.
Translate
Sunday, 14 June 2020
CARA MUDAH UNTUK BERSYUKUR
Dari Abu Hurarah, ia berkata: Rasulullah bersabda, “Pandangilah orang yang dibawah kalian,
jangan memandang yang di atas kalian, itu lebih baik membuat kalian membuat
kalian tidak mengkufuri nikmat Allah. Abu Mu’awiyah berkata atas diri kalian.”
(HR. Muslim).
Subscribe to:
Comments (Atom)
Entri Populer
-
Di dunia ini begitu mudahnya kita mendapatkan pemimpin yang dikelilingi oleh para penjilat yang berprinsip ABS (Asal Bapak Senang). Seba...
-
Bila kita belajar dari Al Qur’an, kita akan menjumpai kisah para Nabi dan manusia-manusia suci yang penuh hikmat dan pelajaran. Mereka...
-
Siti Hajar protes. Mengapa suaminya meninggalkan dia dan Ismail anaknya yang masih kecil di padang pasir yang tak bertuan. Seperti jama...
-
“Bermegah-megahan (berbanyak-banyakan) telah melalaikan kamu.” QS. At-Tukatsur:1) Kita tidak asing dengan surat pendek tersebut, su...
-
Mengenal Ummu Hamid Pada zaman Rasulullah SAW, begitu banyak Muslimah yang taat menjalankan ibadah. Salah satunya adalah Ummu Hamid,...
-
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam, bersabda: “ Apabila menghendaki kebaikan kepada-Nya, Allah menyegerakan hukuman bagi (hamba) t...
-
ISTIQAMAH MENGEMBAN KEBENARAN KHUTBAH PERTAMA إنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ, نَحْمَدُهُ, وَنَسْتَعِينُهُ, وَنَسْتَغْفِرُهُ, وَنَعُوذُ ب...
-
وَمَنْ أَرَادَ الْآخِرَةَ وَسَعَىٰ لَهَا سَعْيَهَا وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَٰئِكَ كَانَ سَعْيُهُم مَّشْكُورًا Barang sia...
-
KEMBALI KE STANDAR SYARIAH KHUTBAH I إنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ, نَحْمَدُهُ, وَنَسْتَعِينُهُ, وَنَسْتَغْفِرُهُ, وَنَعُوذُ بِاللَّهِ...
-
Rasulullah bersabda, “Agama adalah nasihat”. Umat ini adalah umat paling mulia dari umat-umat yang lain karena mereka adalah umat dari nab...