Syekh Abdul Qadir Al Jilani menerangkan bahwa hati memiliki dua mata. Satu mata dapat melihat tajalli (penzahiran) sifat-sifat dan nama-nama Allah. Pandangan ini akan terus berlanjut sepanjang evolusi kerohanian berlangsung, yaitu pengalaman-pengalaman dalam tingkat kerohanian menuju Allah SWT. Mata yang lainnya hanya melihat apa yang diterangi oleh cahaya atau nur tauhid dan keesaan Allah SWT. Seseorang yang telah masuk ke peringkat ‘di sisi Allah’ saja yang dapat melihat keesaan Allah yang mutlak. Yakni mereka yang berada di peringkat tertinggi, tingkat tajalli zat.
Translate
Sunday, 19 May 2013
DUA MATA HATI
Syekh Abdul Qadir Al Jilani menerangkan bahwa hati memiliki dua mata. Satu mata dapat melihat tajalli (penzahiran) sifat-sifat dan nama-nama Allah. Pandangan ini akan terus berlanjut sepanjang evolusi kerohanian berlangsung, yaitu pengalaman-pengalaman dalam tingkat kerohanian menuju Allah SWT. Mata yang lainnya hanya melihat apa yang diterangi oleh cahaya atau nur tauhid dan keesaan Allah SWT. Seseorang yang telah masuk ke peringkat ‘di sisi Allah’ saja yang dapat melihat keesaan Allah yang mutlak. Yakni mereka yang berada di peringkat tertinggi, tingkat tajalli zat.
Subscribe to:
Comments (Atom)
Entri Populer
-
Di dunia ini begitu mudahnya kita mendapatkan pemimpin yang dikelilingi oleh para penjilat yang berprinsip ABS (Asal Bapak Senang). Seba...
-
Bila kita belajar dari Al Qur’an, kita akan menjumpai kisah para Nabi dan manusia-manusia suci yang penuh hikmat dan pelajaran. Mereka...
-
Siti Hajar protes. Mengapa suaminya meninggalkan dia dan Ismail anaknya yang masih kecil di padang pasir yang tak bertuan. Seperti jama...
-
“Bermegah-megahan (berbanyak-banyakan) telah melalaikan kamu.” QS. At-Tukatsur:1) Kita tidak asing dengan surat pendek tersebut, su...
-
Mengenal Ummu Hamid Pada zaman Rasulullah SAW, begitu banyak Muslimah yang taat menjalankan ibadah. Salah satunya adalah Ummu Hamid,...
-
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam, bersabda: “ Apabila menghendaki kebaikan kepada-Nya, Allah menyegerakan hukuman bagi (hamba) t...
-
ISTIQAMAH MENGEMBAN KEBENARAN KHUTBAH PERTAMA إنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ, نَحْمَدُهُ, وَنَسْتَعِينُهُ, وَنَسْتَغْفِرُهُ, وَنَعُوذُ ب...
-
وَمَنْ أَرَادَ الْآخِرَةَ وَسَعَىٰ لَهَا سَعْيَهَا وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَٰئِكَ كَانَ سَعْيُهُم مَّشْكُورًا Barang sia...
-
KEMBALI KE STANDAR SYARIAH KHUTBAH I إنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ, نَحْمَدُهُ, وَنَسْتَعِينُهُ, وَنَسْتَغْفِرُهُ, وَنَعُوذُ بِاللَّهِ...
-
Rasulullah bersabda, “Agama adalah nasihat”. Umat ini adalah umat paling mulia dari umat-umat yang lain karena mereka adalah umat dari nab...