Kata
Nasihat berasal dari bahasa Arab,
yang bermakna khalasha, yang maknanya
bersih dari segala kotoran dan murni. Nasihat bisa juga bermakna khatha, yaitu menjahit. Imam Nawawi ra,
mengatakan bahwa “nashaha” diambil
dari “nashaharrajalu tsaubahu”
apabila dia menjahitnya. Maka, mereka mengumpamakan perbuatan penasehat yang
selalu menginginkan kebaikan orang yang dinasehatinya dengan usaha seseorang
memperbaiki (menjahit) pakaiannya yang robek. Imam Ibnu Rajab ra menukil ucapan
Imam al-Khathtabi ra, “Nasehat ialah kata
yang menjelaskan sejumlah hal, yaitu menginginkan kebaikan bagi orang yang
diberi nasehat.”