Abu Yazid Al Busthami, pelopor sufi, pada suatu hari pernah
didatangi seorang lelaki yang wajahnya kusam dan keningnya selalu berkerut.
Dengan murung lelaki itu mengadu, ”Tuan
Guru, sepanjang hidup saya, rasanya tak pernah lepas saya beribadah kepada
Allah. Orang lain sudah lelap, saya masih bermunajat. Isteri saya belum bangun,
saya sudah mengaji. Saya juga bukan pemalas yang enggan mencari rezeki. Tetapi
mengapa saya selalu malang dan kehidupan saya penuh kesulitan?”